Bima, Media Aspirasi - Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, Senin (11/05/26) secara resmi meresmikan gedung perpustakaan SDN Sowa di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi

Peresmian ini merupakan bagian dari hasil rekonstruksi melalui program "Sekolah Aman", sebuah kolaborasi strategi antara organisasi nasional Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA) dan mitra lokal Yayasan Islam Sayyid Abubakar (YISA) Ambalawi.

‎Wabup dr. H. Irfan Zubaidy dalam berbagai pemaparannya, masa depan Kabupaten Bima sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dipersiapkan sejak dini. "Baik buruknya Bima ke depan tergantung pada kualitas anak-anak kita". 

Dirinya penting untuk memastikan seluruh siswa memiliki akses dalam bidang pendidikan dan kemampuan baca tulis yang mumpuni. “Kehadiran perpustakaan ini adalah sarana penting untuk mencetak generasi cerdas. Kami ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang luput dari kemampuan literasi dasar”. Ujar Wakil Bupati.

‎Dewan Pengurus/Direktur Penggalangan Dana YAPPIKA, Sri Indiyastutik, menjelaskan bahwa berkomitmen berkomitmen mewujudkan masyarakat yang adil melalui perbaikan layanan publik, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan. 

“Program di SDN Sowa didukung sepenuhnya oleh dana publik dengan total alokasi sebesar Rp135 juta.

‎Dana tersebut dipergunakan secara komprehensif untuk: Renovasi total bangunan perpustakaan, Pembuatan area seni outdoor untuk kreativitas siswa,

‎Pengadaan buku bacaan dan rak buku yang memadai.

‎Kepala SDN Sowa, Mukhtar, S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. 

Sejak tahun 2012, bangunan perpustakaan kami sudah tidak layak lagi digunakan. Melalui program Sekolah Aman ini, kami kini memiliki perpustakaan yang sangat mewah. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan bagi guru dan siswa di sini,” ungkap Mukhtar pada acara yang juga dihadiri oleh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, unsur Muspika Soromandi, Korwil Pendidikan Soromandi, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Soromandi.

‎Kegiatan diakhiri dengan prosesi Pengguntingan pita dan penandatanganan Berita Acara Penyerahan oleh Wakil Bupati Bima, menandai secara resmi operasionalnya perpustakaan SDN Sowa sebagai pusat literasi baru di Desa Kananta.(tim)

Bima, Media Aspirasi - Pemerintah Kabupaten Bima bergerak cepat melakukan pendekatan dan kajian dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan BUMN Danantara untuk membuka peluang pembahasan program Hilirisasi Peternakan unggas di kabupaten Bima.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat KoordinaHilirisasi Peternakan terkait rencana pembangunan sarana peternakan unggas bersama Tim Kementerian Pertanian RI dan Danantara Sabtu (2/5) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Dalam Rakor yang turut dihadiri Direktur Hilirisasi Hasil Pertanian Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Makmun, M.Sc, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dalam Arahnya mengungkapkan, 

Kabupaten Bima memiliki potensi besar untuk menjadi wilayah pertumbuhan baru peternakan unggas karena didukung ketersediaan lahan, dan produksi jagung sebagai sumber pakan serta komitmen Pemerintah Daerah dan kesiapan sumber daya manusia.

Dengan langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah BUMN pangan, BUMD dan para pelaku usaha lokal, maka kita berharap peternak tidak lagi berjalan sendiri tetapi masuk dalam ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan demi ketahanan pangan nasional". Imbuh Wabup dalam Rakor yang mengundang Tim Konsultan GDC Danantara, Kepala Dinas Peternakan NTB, Kepala BPTU-HPT Denpasar, OPD Pemkab Bima, Perwakilan BPN, OPD Pemkab Sumbawa dan Pemkab Dompu serta Pimpinan PT. Berdikari (Danantara Grup).

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima H. ​​Zainal Arifin, ST., MT mengungkapkan, Program Kementrian Pertanian ini antara lain berupa pembangunan pabrik pakan (Feed Mill), pusat Indukan ayam /Parent Stock (PS), pusat buddiaya ayam, dan rumah potong hewan unggas (RPHU)". Jelasnya.

Sebelumnya, Tim Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Bima, Tim Aset BPKAD dan Disnakertrans melakukan survei kelayakan beberapa calon lokasi pada lahan yang memenuhi syarat milik pemerintah daerah antara lain di kecamatan Tambora, Madapangga, Bolo, Woha, Wera dan melaporkan kepada Bupati Bima(team).



Hari Pendidikan Nasional merupakan hari bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga setiap tahun selalu diperingati pada tanggal 2 Mei, tak terkecuali di tahun 2026. Namun, makna Hari Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan semata, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan harapan bagi seluruh generasi di tanah air.

Oleh karena itu, saya terus mengajak generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, dan membawa perubahan demi masa depan bangsa.

Kami menawarkan solusi bagi seluruh generasi muda, baik yang baru saja lulus dari SMA sederajat maupun yang sudah lama lulus. Mari bergabung menjadi Keluarga Besar STKIP Harapan Bima — kampus yang mandiri dan profesional.

STKIP Harapan Bima memiliki enam program studi jenjang Sarjana (S1), yaitu:

  1. PGSD

  2. Informatika

  3. Olahraga

  4. IPA

  5. Matematika

  6. Bahasa Indonesia


Mengapa harus memilih STKIP Harapan Bima?

  1. Biaya kuliah paling murah, hanya Rp1.500.000 per semester.

  2. Tenaga pendidik profesional dengan usia yang relatif muda dan berpengalaman.

  3. Sarana dan prasarana yang memadai, antara lain:

    • Laboratorium komputer dengan spesifikasi terkini dan akses internet cepat.

    • Perpustakaan yang dilengkapi koleksi buku teks, jurnal ilmiah, dan sumber referensi digital.

    • Ruang kuliah yang nyaman dengan fasilitas multimedia (LCD proyektor, papan tulis interaktif, pendingin ruangan).

    • Fasilitas olahraga (lapangan olahraga sederhana untuk kegiatan praktik Prodi Olahraga).

    • Laboratorium IPA sederhana untuk praktikum mahasiswa Prodi IPA.

    • Ruang bimbingan akademik dan konseling mahasiswa.

    • Area wi-fi kampus yang dapat diakses di seluruh lingkungan kampus.

  4. Kemudahan pembayaran bagi Mahasiswa yang ingin mencicil, berapa pun kemampuannya. (ADV)

Bima, Media Aspirasi - Penerimaan mahasiswa STKIP HARAPAN BIMA telah di buka mulai tanggal 1 Januari sampai 30 April 2025 untuk gelombang pertama, sementara untuk gelombang kedua akan di buka pada tanggal 1 Mei sampai 30 Agustus. 

Pembukaan pendaftaran berlaku untuk yang reguler dan non reguler, untuk persyaratan pendaftaran cukup bawa KTP, KK Dan ijasah, sementara untuk yang Rekognisi Pembelajaran Lampau harus melampirkan SKS terahir dari kampus sebelumnya

Ketua STKIP HARAPAN BIMA yang di temui wartawan Media ini, ruangan kerjanya pada senin 20/01/2025, menjelaskan bahwa di kampus tersebut tersedia 6 Program Studi antara lain :
- S1Pendidikan Guru Sekolah Dasar(PGSD) 
- S1Pndidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan(PJOK) 
- S1Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam(IPA). 
- S1Pendidikan Bahasa Indonesia. 
- S1Pendidikan Matematika
- S1Pendidikan Informatika. 
dengan tiap jurusan masing-masing ter Akreditasi Baik. Bebernya. 

Di sini juga di lengkapi dengan ruang perkuliahan yang cukup luas, sarana olahraga, dan Musholah, Tambanya. 

Ketua STKIP HARAPAN BIMA, Muhammad Yamin M.Pd berharap agar tetap terjalin kemitraan antara Media dengan Kampus yang di pimpin, supaya semua informasi tentang kampus tetap terus Update. Harapnya.(Armin). 

Bima, Media Aspirasi -  AMPARANI Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat, gelar aksi di depan Kantor Desa Nipa Kecamatan Ambalawi, pada Kamis 19/0424.

Memecahkan keresahan masyarakat Desa, yang merasa dirugikan dengan adanya pembangunan yang ada di Desa Nipa sangat ketertinggalan, dimana tidak satupun pembangunan bisa di nikmati oleh masyarakat Desa Nipa, bahkan untuk akses jalan yang di buat oleh pemerintah Desa tidak ada satupun yang efektif serta tidak sesuai spek, anggaran pengerjaan yang seharusnya untuk 10 meter namun hanya  kerjakan 5 meter. Katanya.

Ardian selaku koordinator Lapangan AMPARANI merasa terpanggil, menyatakan sikap sebagai generasi mengalami krisis kepercayaan terhadap pemerintah Desa Nipa, Pemerintah Desa Nipa bersama BPD, tidak pernah berpikir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, mereka hanya berpikir insetif dan kebutuhan mereka sendiri. Pungkasnya.

semenjak hadir anggaran 2,2 miliar aparat Desa Nipa lalai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, bahkan setiap tahun anggaran Desa Nipa slalu telat ketimbang Desa lain. Alasan yang mendasar karena lambatnya pelaporan dan perencanaan. Ungkapnya.

Kami seluruh masyarakat Desa Nipa juga mengalami kepercayaan kepada INSPEKTORAT KAB. BIMA dan DPM Desa sampai sejauh ini tidak ada penanganan dan pemberantasan kejahatan secara serius, kami menduga  telah terjadi konspirasi busuk singga masyarakat desa nipa sebagai korban dari kejahatan mereka. Ungkapnya.

Krisis kepercayaan, krisis moral dan krisis keagaman untuk pihak yang bertanggung jawab dalam regulasi pembangunan dan pengawasan di Desa Nipa. Tutupnya(Armin).

Bima, Media Aspirasi - Kegiatan Jumat Khusyu Pemerintah Kabupaten Bima Jumat (23/2) di Masjid As-Salam Desa Parado Wane Kecamatan parado dimanfaatkan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE,.M.IP dan Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer untuk memberikan arahan kepada warga desa di Kecamatan tersebut menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah TPS di kecamatan Parado Sabtu (24/2).

Bupati Bima yang didampingi Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK.,M.IK, Ketua MUI Kabupaten Bima TGH. Abdul Rahim Haris MA, Ketua Baznas Kabupaten Bima Drs. H. Zainuddin, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Camat Parado Hamzah,S.Sos dan Kepala Bagian lingkup sekretariat daerah Bupati Bima menyampaikan beberapa arahan.

Bupati dan Wakil bersama-sama hadir ingin memastikan bahwa pemerintah daerah mendorong suksesnya Pemilu untuk semua calon yang berkompetisi tanpa ada diskriminasi.

Oleh karena itu, Bupati mengingatkan bahwa tidak ada pihak yang bisa mewujudkan kebersamaan, kedamaian dan ketertiban di wilayah kecamatan Parado selain adanya kesadaran dalam diri masyarakat dan kewajiban menaati aturan yang berlaku. Ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan, "Perbedaan pilihan dalam Pemilu tidak boleh merusak hubungan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi diantara sesama masyarakat.
Kita membutuhkan situasi damai karena usai pesta demokrasi, masyarakat akan kembali melakukan kegiatan keseharian pertanian pendidikan dan lain sebagainya.

Untuk itu, perlu dipahami bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi harus ada kesadaran hukum dari warga masyarakat". Ungkap Bupati dihadapan jamaah Masjid As Salam Parado Wane.

Bupati Bima dalam arahannya juga berharap PSU dapat terlaksana dengan baik, sehingga tahapan berikutnya dapat diselesaikan sehingga penetapan caleg terpilih.
Pada kesempatan tersebut Bupati IDP menyerahkan bantuan senilai Rp. 10 juta kepada takmir masji As Salam untuk pengadaan karpet masjid tersebut.

Khatib TGH. Abdurrahim Haris MA, dalam khutbahnya menjelaskan pentingnya keutamaan bulan Sya'ban namun bulan tersebut terkadang banyak dilalaikan oleh umat Islam, padahal bulan Sya'ban dimana amal diangkat diatas langit". Jelasnya(Armin)

Dompu, Media Aspirasi - Personil Polsek Woja dengan sigap mengambil langkah cepat mengevakuasi seorang pria inisial SU (22) dari amukan warga, Kamis (22/2/2024) dini hari sekira pukul 02.35 Wita.

Pria asal Dusun Woro Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu ini kepergok nekad masuk ke rumah seorang warga bernama Atiah (60) warga Dusun Wawonduru, Kecamatan Woja diduga hendak melakukan pencurian.

Kapolsek Woja, Iptu Zainal Arifin, S.Ip., dalam keterangannya membenarkan adanya seorang pria yang diamankan petugas di areal persawahan Desa Wawonduru, yang sempat digebukin warga.

Menurut keterangan warga, awalnya sekira pukul 01.05 Wita pria tersebut dipergoki oleh seorang warga hendak masuk ke dalam rumah Atiah. Saat itu warga yang mengetahui langsung meneriakinya maling.

"Sontak terduga pelaku kaget dan berlari keluar menuju areal persawahan," sebut Kapolsek.

Akan tetapi, nahas dialami terduga, di mana kebetulan di sekitar itu ada sejumlah anak muda dan warga Dusun Ratobaka Desa Wawonduru yang masih begadang mendengar teriakkan dan langsung pengejaran hingga berhasil mendapatkan terduga dan langsung dihadiahi beberapa kali pukulan.

"Karena banyak warga yang berdatangan di rumah Kepala Dusun dan ingin menghakimi terduga, Kepala Dusun setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke anggota Polsek Woja," papar Kapolsek.

Selanjutnya pukul 01.35 wita Anggota Polsek Woja, Babinsa Desa Wawonduru dan Babinsa Desa Bakajaya tiba di Dusun Ratobaka Desa Wawonduru, lalu melakukan evakuasi namun sempat terhambat akibat warga yang relatif banyak.

"selanjutnya Anggota Polsek Woja meminta bantuan Anggota Polres Dompu guna melakukan evaluasi," jelas Kapolsek.

Hingga akhirnya, sekira Pukul 02.30 wita anggota Polres Dompu tiba di Dusun Ratobaka Desa Wawonduru, kemudian langsung melakukan evakuasi dan dibawa serta diamankan di Ruangan Pidum Sat Reskrim Polres Dompu.

Kapolsek menambahkan, menurut keterangan SU, bahwa dirinya datang ke Dusun Ratobaka Desa Wawonduru untuk menemui Pacarnya inisial AS (19). Namun, pada saat tiba di rumah pacarnya tersebut SU diteriaki Maling oleh warga sekitar.

"Karena diteriaki Maling, SU langsung melarikan diri," ujar Kapolsek.

Dengan adanya kejadian tersebut pihaknya menghimbau warga agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan tentunya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, melakukan penggalangan terhadap keluarga SU.
"Sembari melakukan monitoring perkembangan situasi guna terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya(Armin).

Bima, Media Aspirasi - Proyek Pembangunan Perusahaan Garam Di Desa Donggobolo Di duga Labrak Aturan, pasalnya proyek tersebut menimbun lahan untuk pembangunan perusahaan dengan tanah urug dari galian C yang tidak Berijin.

Saat di konfirmasi oleh wartawan Media ini di lokasi pembangunan pada Kamis 8/2/23, pelaksana proyek atas nama Sulaiman menyatakan bahwa mereka tidak mau tau, mau berijin atau tidak katanya bukan urusan pelaksana proyek, yang penting mereka dapat tanah urug. katanya.

Kami tidak punya urusan dengan galian C, prinsipnya kami selesaikan pekerjaan tidak peduli berijin atau tidak, saat di tanya tentang SPJ yang melampirkan ijin galian, beliau menyatakan kami tidak butuh itu. Tegasnya.

Menurut pernyataan konsultan atas nama Asri jumlah anggaran untuk penimbuna sejumlah 380 juta terdiri dari APBD II 190 juta dan ABD I 190 juta. Pungkasnya.

Di tempat yang berbeda pemilik ijin galian C mengeluhkan terkait dengan apa yang di lakukan adanya galian C Ilegal, beliau berharap galian ilegal segera di tertibkan. Tutupnya(Armin).




Bima, Media Aspirasi - Proyek Pembangunan Perusahaan Garam Di Desa Donggobolo Di duga Labrak Aturan, pasalnya proyek tersebut menimbun lahan untuk pembangunan perusahaan dengan tanah urug dari galian C yang tidak Berijin.

Saat di konfirmasi oleh wartawan Media ini di lokasi pembangunan pada Kamis 8/2/23, pelaksana proyek atas nama Sulaiman menyatakan bahwa mereka tidak mau tau, mau berijin atau tidak katanya bukan urusan pelaksana proyek, yang penting mereka dapat tanah urug. katanya.

Kami tidak punya urusan dengan galian C, prinsipnya kami selesaikan pekerjaan tidak peduli berijin atau tidak, saat di tanya tentang SPJ yang melampirkan ijin galian, beliau menyatakan kami tidak butuh itu. Tegasnya.

Menurut pernyataan konsultan atas nama Asri jumlah anggaran untuk penimbuna sejumlah 380 juta terdiri dari APBD II 190 juta dan ABD I 190 juta. Pungkasnya.

Di tempat yang berbeda pemilik ijin galian C mengeluhkan terkait dengan apa yang di lakukan adanya galian C Ilegal, beliau berharap galian ilegal segera di tertibkan. Tutupnya(Armin).




Dompu, Media Aspirasi - Kolaborasi Aktif TNI-POLRI tampak saat pelaksanaan Apel Upacara Bendera yang digelar di Halaman SMAN 02 Pekat, Senin (29/1/2024) sekira pukul 07.15 Wita.

Di mana pada pelaksanaannya, diikuti Anggota Pospol Doropeti Polsek Pekat dan Danramil 1614-05 Pekat Kapten Kav Hamzah bertindak selaku Pembina Upacara Rutin tiap hari Senin itu.

Tujuan kegiatan Apel Upacara Bendera hari ini oleh Danramil selaku Pembina Upacara guna meningkatkan kedisiplinan, Nasionalisme, Patriotisme.

Juga sebagai bentuk sinergitas serta kolaborasi antara Aparat Keamanan selaku pembina Keamanan dan ketertiban Masyarakat dan khususnya di kalangan pelajar untuk secara langsung melakukan pembinaan melalui Apel ini.

Kegiatan Apel Upacara Bendera seperti ini agar tetap di laksanakan walau tanpa kehadiran TNI-Polri pada lingkungan sekolah sebagai peningkatan jiwa dan semangat kebangsaan.

Usai Upacara Bendera dilanjutkan Silaturahmi Antar Aparat hingga kegiatan berakhir Pukul 09.00 Wita kegiatan selesai dalam keadaan aman tertib terkendali(Armin).

Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.